Boys Will be boys
Penulis : Ryandi Rachman
Penerbit : Bukune

Banyak yang mengatakan jika masa SMA adalah masa – masa sekolah yang paling indah. Apakah anda termasuk murid yang rajin dan disiplin serta selalu taat pada peraturan?. Atau mungkin Anda termasuk murid bandel yang suka melanggar peraturan bahkan hobi membolos?. Jika Anda termasuk kategori yang pertama, maka anda adalah murid teladan. tapi jika Anda adalah kategori yang terakhir, mungkin saja pengalaman Anda sama menariknya dengan Ryandi Rachman yang menuliskannya dalam buku “boys will be boys”. Sebuah buku personal literature persembahan penerbit Bukune yang akan mengajak Anda untuk mengenang masa – masa terindah itu. Ryandi yang biasa dipanggil Kundil, di masa SMA nya bisa dibilang sebagai murid yang bandel dengan begitu banyak tingkah konyol yang dilakukannya bersama teman – teman. Bagi Kundil, masa SMA adalah masa yang paling seru. Saat ia bertemu dan berteman dengan beberapa makhluk aneh seaneh dirinya sendiri. Teman pertamanya adalah Sambas. Teman satu Smp dulu yang dikenal sebagai biang kerusuhan. Lalu ada Gagah Ibrahim Ajie yang biasa dipanggil Baim. Dan yang terakhir adalah Teuku, anak keluarga paling kaya di sekolah yang berkebalikan dengan penampilannya yang lusuh dan kucel. Berempat mereka menerjang indahnya masa SMA di sebuah SMA negeri di kota Depok. Masa SMA tentu belum lengkap tanpa yang namanya kisah cinta. Seperti remaja normal pada umumnya, Kundil juga merasakan yang namanya jatuh cinta. Gadis pertama yang mencuri hatinya bernama Oneng. Setelah dua minggu melakukan pdkt dan tibalah waktunya bagi Kundil untuk menembak Oneng, tapi siapa sangka setelah menunggu jawaban selama sebulan, Oneng justru berpacaran dengan kakak kelas yang pastinya jauh lebih ganteng dari Kundil.

