|
RAHASIA CREAM |
| Posted by Crew MetroFemaleFm (crew) on May 14 2009 |
Krim adalah bagian dari susu yang kental yang lebih dikenal dengan kepala susu dan mengandung lemak sekitar 18%-48%. Untuk krim dengan kandungan lemak tinggi diatas 30% bila dikocok menjadi kaku seperti es krim dengan cita rasa gurih. Biasanya krim dipakai untuk memperkaya rasa gurih pada masakan, beragam cake, minuman dan dessert. Baik sebagai campuran, olesan, maupun topping dan hiasan. Di pasaran krim tersedia dalam bentuk cairan agak encer, kental, bubuk dan siap semprot untuk hiasan dan penambah rasa. Krim yang cair dan agak kental dikemas dalam kemasan tetrapak, sedangkan yang bentuk bubuk harus dicampur dengan air es atau susu dingin baru bisa dikocok hingga kaku. Krim bubuk ini biasanya dikemas dalam kardus atau kantong aluminium & tersedia di bagian bahan kue. Krim yang siap semprot yang dikemas dalam silinder kaleng seperti kemasan hair spray bisa langsung disemprotkan ke atas minuman, cake atau pudding. Perbedaan aneka jenis krim hanya terletak pada kandungan lemak dan bentuknya. Makin tinggi kandungan lemaknya, makin gurih rasanya. Krim encer atau single cream disebut sebagai krim segar dengan kandungan lemak 18 - 25%. Krim jenis ini tidak bisa dikocok hingga kental sehingga lebih cocok untuk campuran minuman, puding atau sup. Krim kental atau double krim yaitu krim cair yang agak kental dengan kandungan lemak 36 -48%. Krim ini paling bagus karena cepat kental jika dikocok dan biasa digunakan untuk menghias kue, campuran masakan atau hidangan penutup. Jenis krim yang terakhir adalah Krim asam atau sour cream. Yaitu krim encer yang difermentasikan dengan rasa asam gurih, biasa dicampurkan ke dalam masakan seperti sup atau saus. Jika tidak ada di pasaran, Anda bisa membuat sendiri krim asam. Caranya : kocok 250 ml krim encer dengan 1 sdt air jeruk nipis atau cuka. Lalu campurkan lagi dengan 250 ml krim encer. Diamkan selama 24 jam dalam lemari es, baru bisa digunakan.
Last changed: 11:00 PM
BackRAHASIA CREAM |
| Posted by Crew MetroFemaleFm (crew) on May 14 2009 |
Krim adalah bagian dari susu yang kental yang lebih dikenal dengan kepala susu dan mengandung lemak sekitar 18%-48%. Untuk krim dengan kandungan lemak tinggi diatas 30% bila dikocok menjadi kaku seperti es krim dengan cita rasa gurih. Biasanya krim dipakai untuk memperkaya rasa gurih pada masakan, beragam cake, minuman dan dessert. Baik sebagai campuran, olesan, maupun topping dan hiasan. Di pasaran krim tersedia dalam bentuk cairan agak encer, kental, bubuk dan siap semprot untuk hiasan dan penambah rasa. Krim yang cair dan agak kental dikemas dalam kemasan tetrapak, sedangkan yang bentuk bubuk harus dicampur dengan air es atau susu dingin baru bisa dikocok hingga kaku. Krim bubuk ini biasanya dikemas dalam kardus atau kantong aluminium & tersedia di bagian bahan kue. Krim yang siap semprot yang dikemas dalam silinder kaleng seperti kemasan hair spray bisa langsung disemprotkan ke atas minuman, cake atau pudding. Perbedaan aneka jenis krim hanya terletak pada kandungan lemak dan bentuknya. Makin tinggi kandungan lemaknya, makin gurih rasanya. Krim encer atau single cream disebut sebagai krim segar dengan kandungan lemak 18 - 25%. Krim jenis ini tidak bisa dikocok hingga kental sehingga lebih cocok untuk campuran minuman, puding atau sup. Krim kental atau double krim yaitu krim cair yang agak kental dengan kandungan lemak 36 -48%. Krim ini paling bagus karena cepat kental jika dikocok dan biasa digunakan untuk menghias kue, campuran masakan atau hidangan penutup. Jenis krim yang terakhir adalah Krim asam atau sour cream. Yaitu krim encer yang difermentasikan dengan rasa asam gurih, biasa dicampurkan ke dalam masakan seperti sup atau saus. Jika tidak ada di pasaran, Anda bisa membuat sendiri krim asam. Caranya : kocok 250 ml krim encer dengan 1 sdt air jeruk nipis atau cuka. Lalu campurkan lagi dengan 250 ml krim encer. Diamkan selama 24 jam dalam lemari es, baru bisa digunakan.
Last changed: Jul 24 2009 at 11:00 PM
BackRAHASIA CREAM |
| Posted by Crew MetroFemaleFm (crew) on May 14 2009 |
Krim adalah bagian dari susu yang kental yang lebih dikenal dengan kepala susu dan mengandung lemak sekitar 18%-48%. Untuk krim dengan kandungan lemak tinggi diatas 30% bila dikocok menjadi kaku seperti es krim dengan cita rasa gurih. Biasanya krim dipakai untuk memperkaya rasa gurih pada masakan, beragam cake, minuman dan dessert. Baik sebagai campuran, olesan, maupun topping dan hiasan. Di pasaran krim tersedia dalam bentuk cairan agak encer, kental, bubuk dan siap semprot untuk hiasan dan penambah rasa. Krim yang cair dan agak kental dikemas dalam kemasan tetrapak, sedangkan yang bentuk bubuk harus dicampur dengan air es atau susu dingin baru bisa dikocok hingga kaku. Krim bubuk ini biasanya dikemas dalam kardus atau kantong aluminium & tersedia di bagian bahan kue. Krim yang siap semprot yang dikemas dalam silinder kaleng seperti kemasan hair spray bisa langsung disemprotkan ke atas minuman, cake atau pudding. Perbedaan aneka jenis krim hanya terletak pada kandungan lemak dan bentuknya. Makin tinggi kandungan lemaknya, makin gurih rasanya. Krim encer atau single cream disebut sebagai krim segar dengan kandungan lemak 18 - 25%. Krim jenis ini tidak bisa dikocok hingga kental sehingga lebih cocok untuk campuran minuman, puding atau sup. Krim kental atau double krim yaitu krim cair yang agak kental dengan kandungan lemak 36 -48%. Krim ini paling bagus karena cepat kental jika dikocok dan biasa digunakan untuk menghias kue, campuran masakan atau hidangan penutup. Jenis krim yang terakhir adalah Krim asam atau sour cream. Yaitu krim encer yang difermentasikan dengan rasa asam gurih, biasa dicampurkan ke dalam masakan seperti sup atau saus. Jika tidak ada di pasaran, Anda bisa membuat sendiri krim asam. Caranya : kocok 250 ml krim encer dengan 1 sdt air jeruk nipis atau cuka. Lalu campurkan lagi dengan 250 ml krim encer. Diamkan selama 24 jam dalam lemari es, baru bisa digunakan.
Last changed: Jul 24 2009 at 11:00 PM
BackRAHASIA CREAM |
| Posted by Crew MetroFemaleFm (crew) on May 14 2009 |
Krim adalah bagian dari susu yang kental yang lebih dikenal dengan kepala susu dan mengandung lemak sekitar 18%-48%. Untuk krim dengan kandungan lemak tinggi diatas 30% bila dikocok menjadi kaku seperti es krim dengan cita rasa gurih. Biasanya krim dipakai untuk memperkaya rasa gurih pada masakan, beragam cake, minuman dan dessert. Baik sebagai campuran, olesan, maupun topping dan hiasan. Di pasaran krim tersedia dalam bentuk cairan agak encer, kental, bubuk dan siap semprot untuk hiasan dan penambah rasa. Krim yang cair dan agak kental dikemas dalam kemasan tetrapak, sedangkan yang bentuk bubuk harus dicampur dengan air es atau susu dingin baru bisa dikocok hingga kaku. Krim bubuk ini biasanya dikemas dalam kardus atau kantong aluminium & tersedia di bagian bahan kue. Krim yang siap semprot yang dikemas dalam silinder kaleng seperti kemasan hair spray bisa langsung disemprotkan ke atas minuman, cake atau pudding. Perbedaan aneka jenis krim hanya terletak pada kandungan lemak dan bentuknya. Makin tinggi kandungan lemaknya, makin gurih rasanya. Krim encer atau single cream disebut sebagai krim segar dengan kandungan lemak 18 - 25%. Krim jenis ini tidak bisa dikocok hingga kental sehingga lebih cocok untuk campuran minuman, puding atau sup. Krim kental atau double krim yaitu krim cair yang agak kental dengan kandungan lemak 36 -48%. Krim ini paling bagus karena cepat kental jika dikocok dan biasa digunakan untuk menghias kue, campuran masakan atau hidangan penutup. Jenis krim yang terakhir adalah Krim asam atau sour cream. Yaitu krim encer yang difermentasikan dengan rasa asam gurih, biasa dicampurkan ke dalam masakan seperti sup atau saus. Jika tidak ada di pasaran, Anda bisa membuat sendiri krim asam. Caranya : kocok 250 ml krim encer dengan 1 sdt air jeruk nipis atau cuka. Lalu campurkan lagi dengan 250 ml krim encer. Diamkan selama 24 jam dalam lemari es, baru bisa digunakan.
Last changed: Jul 24 2009 at 11:00 PM
Back